Kukira langit hendak tersenyum...
Seringai nya nampak di pintu subuh
Na'as bagiku, ketika hendak lugas melangkah...
Mata awan hitam siratkan dendam
Bulir bulir embun kemarin licik menghasutnya
Seringai beringsut tergusur paksa
Rinai pembunuh yang berkuasa...
Langkah langkah pagiku,
Mati kutu..
_SOLITAIRE_
Title: RINAI PEMBUNUH PAGI; Written by Prakarsa Jiwa; Rating: 5 dari 5
No comments:
Post a Comment