Blog Puisi kehidupan

Monday, December 23, 2013

ABU ABU FANTASIKU


Hitam putih sepantun mata
Semestinya hidupku...
Dalam pandangan, tiba- tiba abu-abu itu menyapa...


Karena yang semestinya...
Tak mesti jadi baku
Hitam putih memudar menyala abu-abu


Aku sadar, sekaligus mabuk...
Aku dikecam, sekaligus di tuntut...

Mana yang semestinya kupilih?

Karena ini simalakama, 
Di makan ibu mati, tak di makan bapak mati..
Ketika ku makan separuh
Aku sendiri yang lumpuh...


Abu-abu fantasiku
Lumpuhkan naluriku...




_SOLITAIRE_
Title: ABU ABU FANTASIKU ; Written by Prakarsa Jiwa; Rating: 5 dari 5

No comments:

Post a Comment