Blog Puisi kehidupan

Sunday, November 17, 2013

Rangkuman

 
 - RAJAH KESUMAT -

Mulut terkatup tanpa serapah
Hanya tarian jemari goreskan Rajah
Rajah bertuah simbol amarah
Puisi nan tanpa madah

Dia bukan penentang
Hanya sepenggal hulubalang
Ksatria malang yang lalu terbuang
tersebab lucah dengan seorang dayang

Jika ampunan tak ter ijabkan
Manalah jiwa ber ketenangan?
Terhempas ke lembah kehinaan
Murka membuhul genggaman tangan

Bait kata di se balik rajahnya,

" Aku tak pernah menang,...selalu terbuang..."

" Aku selalu karam, di hempas badai
dan tenggelam...".

-----------

_SOLITAIRE_
 
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
BUKAN EMPAT MATA

Entah apa fungsi bicara?

Bila AKSARA dapat kau makna.

_SOLITAIRE_
 
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
 -TIRANI-

Aku harus berontak
Kuasa yang bercokol memperkosa gerak ku

Metamorfosa spirit ku terkebiri
Aku semakin bengal...
Sirap nya menghipnotis anganku

Haruskah aku tetap tunduk?
Serahkan upeti penghambaan
Berupa iman...
Pada Tirani hati ini?

_SOLITAIRE_
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
Masih kau sanggup guratkan pena?
Angin yang datang kuatkan kantukmu
Beku kan nalarmu
Dan hadirkan goresan ini...

-SSS-
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
-DEMI SEKEDAR HARAFAN-
Walau mungkin rabun senja
Lutut pun segera rontok terseok
Bungkuk dan terpuruk
Nyata pun tiada cerah berwarna

Setumpuk asa menggunung
Dan Mimpi membumbung
Aku bangun dan meloncat jauh
merangkul dengan seluruh

Melewati ribuan kurun waktu
Seberangi kemustahilan
Tendang seribu ragu
Demi sekedar Harafan

_SOLITAIRE_
 ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
 
-SUPER NGESOT-

Lihat Dunia...?!

Bersolek, molek
Tertawa bangga, pongah

Lihat kita...?!

Teringsut, semaput
Menangis lirih, pedih

Dunia berkata dalam sombongnya...

"hayo..., kejar aku, kalau bisa...?!"

Padahal kita terengah, habiskan nafas tersisa...

_SOLITAIRE_
 ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
PUISI LUCAH

Hatiku yang perjaka
Tergadai pada hampa

Pasrah pada gelora sunyi

Dan lunglai disenggama sepi

_SOLITAIRE_
 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

ANJUNGAN SANG UTUSAN

Semoga selamat sampai tujuan...!

Karena Sang utusan adalah semahir mahirnya Nakhoda

-SOLITAIRE-
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
- TERSUDUT FAKTA -

Usah buka rekat topeng jiwa
Pandang dunia kan memicing...

Bahagiaku dari hati
Kau suka limpah kemilau? ambillah...!!!

Bumi yang ku pijak tak untuk ku balikkan
Nyamanku diatasnya

Untuk permata ku tutup mata
Lebih melena jiwa yang kaya

Lelah kakiku mengejar hampa

_SOLITAIRE_
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
 - GOLEWANG -

Mangkahade...

Satepak dua tepak kendang di tabeuh
Rengkenek igel mareng riweuh
di pirig babarit, tetekon pageuh
Alam sadar ngadadak euweuh...

Aya jurig nyiliwuri
Dipuhit lain pikeun di pupusti
Lumayan ngahibur mandar aya seuri
Tinimbang bingung suka bungah taun kali...

Sok ah kang, euceu...
Urang nyunda kali kali...?!

_SOLITAIRE_
 ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

-LOLONGKRANG-

Honcewang, hariwang...
Basa kuring ngawang ngawang...
Tinangtu ilang...
Timana medal palangsiang...

Tapi dimana aya lolongkrang
Pikeun nyawang nyoreang...
Endah tur wa`as na mangsa katukang
Sabab di satukangeun randap hirup loba kamelang

Susah senang ngayun ngambing
Rehe combrek sepi jempling
Lir rasa ning peuting
Raga kasirep seungit dunya nu ngadalingding

Teu bisa tetep cicing
Dina pikeun sagala mahing
Nafsu dunya liwat saking
Duh gusti tarima tobat kuring

Lolongkrang, lain ukur keur mirosea basa
oge munasabah lampah sangkaruk sagara dosa
Tobat sadaya daya ka Dzat anu kawasa,
tur ka papada jalma satemenna

Hampura...!!!

_ SOLITAIRE_
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
-TANGIS LANGIT-

Sayu sendu,
Muram ruam...

Luka buana menganga
Dendam Jagat tergurat...

Manusia tuai bencana

-3S-
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
DALAM SUAKA AKSARA

Bersembunyi,
Diantara sekian warna pesonanya...

Seka luka &
Tenggelam lebih dalam

-SOLITAIRE-
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
-HASRAT-

Kemarau panjang telah menelannya bulat - bulat

_SOLITAIRE_
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
-KEROPOS-

Tanpa makna lagi...
Bahkan angin pun meniup partikel partikel sisa kokohnya
Biaskan kusam di wajah senja...

Kembalikan makna itu kepada Yang memberi makna
Di hidup dan matimu, Dialah Yang paling mempunyai makna...

_SOLITAIRE_
 ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

-ORTODOK-

Selalu diiring nuansa mistik, musyrik

Dalam peralihan kita dari hilir ke udik.

_SOLITAIRE_
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
-INTROSPEKSI-

Khayalanku malih rasa...

Menelungkup malu pada HIJRAH

_SOLITAIRE_
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
TAKZIM

Aku duduk bersila membuka untaian Aksara,...

Dan aku 'membaca'

-SOLITAIRE-
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
MABUK AKSARA

Sebelum tumpah ruah...
Kujilat tetes demi tetes kata yang terkiprah
Dalam mangu mabuk ku, sandaran ragaku patah
kuputuskan berjalan, gontai tak ber arah...

Aku Limbung....
Terhuyung, jatuh ku tersandung
Tak mampu bangkit rasa bingung
Gelagah di sekitar setengah memayung
Selanjutnya hanya bisa merenung...

Kusadari betapa banyak...
Beribu aksara tuk bersanjak
Tak mesti luluh lantak
Mabuk hingga sulit berpijak
Bahwasanya kita memang mahluk ber otak...

Tapi aku rela seperti itu....
Mabuk hingga hilang sadarku
Demi aksara nan senantiasa kurindu
Tuk tuang isi kalbu juga segala resahku
Dalam ada dan tiada hidupku
AKSARA sahabat setiaku

_SOLITAIRE_
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
SEJARAH DI RAUT MUKA

Lelaki tua berjalan menyeret raga
Wajah menyirat luka
Tampak beribu sesal dosa

-3S-
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
Ini bukan tntng pencarian jati diri
Hanya bakul nasi yg tercuri
Seakan hilang semua hari
Betapa pahit nasib diri.

-3S-
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
ASMARA DI TIGA PULUH

Bunga bersimpuh, kumbang lumpuh

Gairah tak tersuluh, nalar meruah keluh

Asmara pun rapuh.

_SSS_
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
-DUKA DALAM-

Gelap mencekam
Terhampar kelam
Khayalku padam
Hanyut tenggelam
Catatan yg buram
Di suram malam

_SSS_
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
Dalam seranta jiwa
Terlampir telatah,

"Rasamu, gairahmu, semangatmu, sertakan Aksara diantara langkahnya!".

_SSS_
 ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

NIKMAT SEMU

Aku tak bergeming...

Kukuh dalam pendirianku mengkhayati 'jahat'nya mimpi2 ...

-SOLITAIRE-
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
- IMORTAL -

Dimulai diatas batu
Selanjutnya diatas kayu

Jauh hari sebagai Fosil
Dikemudian hari sebagai Email

Aksara bawa Hikayat,riwayat dan indahnya kalimat

Usah putus asa, aksaramu akan mati tanpa makna?!

-SOLITAIRE-
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
Menghapus bulir2 peluh yg menetes,
Sekedar menutup topeng faqirku,
Dari mereka pencibir yg merasa diatas angin

-SSS-
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
HANYA REMAH

Dalam rangkuman otak2 pemimpi
Aku menyelinap...
Meski bukan santapan yang lezat
Hanya remah yang bernama...

SOLITAIRE
(jika iini puisi)
YANG TERHAPUSKAN

Aksaraku hilang...

-SOLITAIRE-
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
 
Title: Rangkuman; Written by Prakarsa Jiwa; Rating: 5 dari 5

No comments:

Post a Comment