"aku haus..., beri aku air...!"
Sang cucu arahkan panahnya ke tanah, maka memancarlah air deras, hingga kakek yang dicintainya mampu menawar hausnya.
"Kini Dharmaku terlaksana sudah, kematian yang aku tunda-tunda, sudah
harus penuhi taqdirnya. Biarlah kepalaku berbantal panahmu, dengan
sejuta kerelaan aku mati ditangan cucuku sendiri..., kalianlah yang
kucintai, kalianlah kebenaran."
Dan Bisma menghembuskan nafas terakhirnya, dengan senyum terkembang, pertanda karma, akan membawanya pada moksa, sebagai wujud dharmanya.
#mahabharata
_SOLITAIRE_
Dan Bisma menghembuskan nafas terakhirnya, dengan senyum terkembang, pertanda karma, akan membawanya pada moksa, sebagai wujud dharmanya.
#mahabharata
_SOLITAIRE_


No comments:
Post a Comment