Blog Puisi kehidupan

Monday, December 2, 2013

HEGEMONI MIMPI

Seketika darah senja menghilang, ubun ubunnya di cucup durjana malam, gelapkan
Kantuk sirap raga insani dan ribuan gelembung mimpi mulai terkembang perlahan
Dari setiap penjuru alam bawah sadar, pasukan gerilya mimpi siap di perintahkan
jantung pertahanan musuhnya yang bernama kesadaran menjadi target serangan

Komando terompet ghaib di tiupkan dan serangan sporadis mimpi tak terbendungkan
Merangsek menerjang, menusuk, menikam segala keadaran yang terbuaikan
Dan mimpi akan berpesta pora di ujung malam, syukuri kemenangan
Bukan sekejap, karena mereka punya setiap malam tuk dilumpuhkan

Tak ada mimpi manis, tak ada mimpi indah menyenangkan
Mereka berwajah bengis, bermuka seram menakutkan
Karena mimpi adalah penjahat kegelapan
Jika pun manis, indah menyenangakan itu kamuflase buatan

Kita tak lagi hidup dalam kenyataan
Namun berjuta ke tidak pastian
Dan daripada Nya kita memohon perlindungan
Berharaf bangun dari tidur dengan penuh ke ikhlasan



_SOLITAIRE_
 

Title: HEGEMONI MIMPI; Written by Prakarsa Jiwa; Rating: 5 dari 5

No comments:

Post a Comment